Tips, Trik, Tutorial dan Cara Komputer, PC, Laptop dan Notebook Windows, Linux dan MAC OS.

Membuat Partisi/Local Disk (C:, D:, E:, F:) terlihat tapi tidak bisa dibuka "Access is denied"

Tips, Trik, Tutorial, Langkah langkah atau cara membuat Partisi atau local disk kita tidak dapat dibuka dan diakses di laptop, pc dan komputer windows 10, 8/8.1, 7 dan XP - Ada banyak sekali cara untuk menyembunyikan suatu file atau bahkan suatu partisi misalkan salah satu trik yang admin AmalanKomputer bagikan dibawah ini. Jika kita mengikuti trik yang satu ini, efeknya adalah membuat seluruh file dan folder yang ada didalam partisi tidak dapat diakses apalagi dibuka. Hanya saja, partisi tersebut masih dapat kita lihat namun terkunci juga kalau kita masuk ke bagian propertiesnya,  Used space dan Free spacenya adalah 0 bytes yang artinya kosong padahal sebenarnya ada banyak sekali data penting yang terletak didalamnya. Tentu trik ini saya rasa cocok untuk mengelabui orang orang yang akan membongkar atau kepo terhadap isi partisi kita. Ketika mereka membuka partisi tersebut, akan ada pemberitahuan error yaitu Access is denied.

Solusi membuat file folder agar Access is denied


Nah, di artikel sebelumnya telah admin bahas mengenai cara mengatasi partisi Access is denied yang dapat anda baca di artikel Membuka partisi yang Access is denied. Adapun cara untuk dapat membuat file atau folder tersebut terkunci adalah sangatlah mudah! Anda bahkan dapat melakukan trik ini disemua varian windows yang saya sebutkan diatas. Hal ini mengingat anda tidak perlu lagi menggunakan software atau aplikasi apapun yang mesti di download lagi. Disini kita hanya perlu melakukan pengaturan langsung dari Properties local disk yang anda inginkan tersebut. Saya harap anda dapat mengikuti langkah demi langkah di paragraf selanjutnya dengan teliti karena jika anda seorang yang pemul akan mengalami kebingungan. Nah, jika anda sudah tidak sabar untuk mengetahui bagaimana cara agar partisi tidak dapat diakses, silahkan baca dan pelajari tips dan triknya di paragraf dibawah ini.

Hal yang pertama anda lakukan seperti yang saya katakan diawal tadi adalah buka Properties dari local disk yang anda inginkan dengan cara klik kanan pada Local Disk yang dituju lalu pilih Properties. Tab pertama yang bernama Properties pun muncul, silahkan pindahkan ke tab Security. Nah, di tab ini anda akan lihat user account siapa saja yang bisa mengakses Partisi tersebut. Sedangkan di kotak bawahnya yaitu Permission for... terlihat jenis hak akses setiap user account diatas tadi. Disini tujuan kita adalah menghapus keseluruhan user tersebut. Caranya adalah anda klik saja button Advanced dibawah kotak kedua itu. Tab kedua yang bernama Advanced Security Settings for Local Disk akan tampil di layar. Terlihat di kotak Permission entries dibawahnya adalah user user tersebut. Silahkan anda hapus saja dengan mengklik dulu salah satu user diatas, lalu klik button Remove dibawahnya. Begitu pun semua user tersebut secara satu demi satu user.

Atau pun anda tidak perlu menghapus user tersebut. Namun disini kita hanya membatasi atau menghilangkan seluruh hak akses dari setiap user tersebut. Caranya sama dengan menghapus, namun yang kita tekan setelah memilih user di kotak adalah button Edit. Akan muncul jendela ketiga yang bernama Permission Entry for Local Disk. Lihat dibagian bawahnya di tulisan Basic permissions:. Kita hilangkan saja semua centang tersebut dimulai dari Full Control, Modify, Read & execute, List folder contents, Read dan Write tersebut lalu klik button OK dan secara otomatis jendela ketiga tadi akan tertutup. Jika kita lihat, button Edit dengan menghilangkan semua centang akses tersebut sama dengan kita mengklik langsung button Remove. Nah, pada jendela kedua (Advanced Security Settings for Local Disk) tadi  terlihat tidak ada satu user pun yang diberi hak akses.


Langkah kedua, setelah tidak ada user yang terpilih, silahkan tekan button Apply (masih di jendela kedua). Akan ada pertanyaan melalui jendela kecil yang bernama Windows Security, setujui saja dengan mengklik button Yes sehingga proses perubahan hak akses tersebut akan di proses. Jika ada pemberitahuan Error Applying Security, klik saja Continue untuk melanjutkan. Tunggu proses perubahan akses tersebut beberapa saat. Lama proses tersebut tergantung seberapa banyak file dan folder di dalam partisi tersebut. Jika telah selesai, silahkan anda tutup saja semua jendela tersebut dengan mengklik button OK, termasuk jendela dua dan jendela pertama (Properties). Nah, silahkan anda periksa partisi yang anda setting tadi. Anda coba buka, maka dijamin anda akan menemukan error dialog "Location is not available. E:\ is not accessible. Access is denied".

Menciptakan file yang Access is denied, tidak bisa dibuka


Selamat! kini partisi yang anda setting tersebut sudah aman dan tidak dapat dibuka oleh siapapun, termasuk anda, kecuali jika anda melakukan pengaturan seperti yang telah saya sediakan di artikel sebelumnya (linknya dapat anda temukan di paragraf kedua). Juga biasanya pada jendela Properties, anda tidak menemukan tab Security. Nah, anda dapat mempelajari bagaimana cara menampilkan kembali melalui artikel Mengatasi tab Security yang hilang di Properties. Bagaimana? mudah bukan artikel Membuat Partisi/Local Disk (C:, D:, E:, F:) terlihat tapi tidak bisa dibuka "Access is denied" di laptop? Jika anda masih menemukan atau mengalami kebingungan, jangan malu malu bertanya langsung di kolom komentar. Sekian...
Tag :

Tutorial

0 Komentar untuk "Membuat Partisi/Local Disk (C:, D:, E:, F:) terlihat tapi tidak bisa dibuka "Access is denied""

Back To Top
close